By:Majelis Syuro LDM RAMSIS UNHAS
Perjalanan Dakwah begitu panjang,tidak ada yang bisa menentukan dimana kaki ini akan berlabuh.Dakwah ini begitu melelahkan,bahkan dapat mematikan.namun bagi seorang pejuang dakwah:capek,sedih,kecewa merupakan sebuah pengorbanan bagi mereka yang istiqomah dijalan dakwah ini.Bagi seorang Pejuang dakwah,dengan senyuman saudaranya bila bertemu dapat menghilangkan rasa capek,Bagi seorang kader dakwah berkorban tenaga,harta merupakan konsekuensi dalam berdakwah.Sudah banyak Refleksi dan renungan yang saya alami.1. Mendesak PBB untuk bertindak pro aktif membuka blokade yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap penduduk Jalur Gaza Palestina.
2. Mendukung Pemerintah Mesir untuk segera membuka pintu perlintasan Rafah sehingga memudahkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza, Palestina.
3. Mendorong Pemerintah Indonesia agar lebih berperan aktif melakukan loby tingkat tinggi dalam rangka membuka blokade dan memberi bantuan riil terhadap penduduk Jalur Gaza.
4. Menyerukan kepada Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap kemanusiaan untuk melakukan penghentiaan Pelanggaran HAM yang telah dilakukan oleh Zionis Israel terhadap penduduk Jalur Gaza dan rakyat Palestina pada umumnya.
5. Menghimbau kepada rakyat Indonesia untuk turut mendoakan dan tetap memiliki kepedulian terhadap rakyat Palestina yang sedang berjuang meraih kemerdekaan.
Demikianlah pernyataan sikap ini kami buat, semoga Allah yang Maha Kuasa Memberikan kekuatan kepada hamba-Nya dalam membantu umat manusia yang sedang menderita. Amiin.
“Janganlah sesekali engkau bersahabat melainkan salah satu daripada 2 orang ini:
Pertama, orang yang dapat engkau ajak bersahabat dalam urusan duniamu dengan jujur.
Kedua, orang yang dijadikan sahabat itu dapat menambahkan kemanfaatan duniamu untuk urusan akhiratmu.
Jika engkau bersahabat selain daripada 2 orang ini, pastinya engkau memiliki kebodohan yang luar biasa besarnya.”
Sedangkan Kita hari ini,apa yang telah kita korbankan??menjadi petanyaan bagi kita semua,pernahkah kita luangkan waktu kita dijalan dakwah ini??pernahkah kita mengeluakan sepeser uang recehan kita dijalan dakwah ini??Pernahkah kita korbankan tenaga bahkan darah kita dijalan dakwah ini??.Pertanyaan-Pertanyaan ini biarlah menjadi instrospeksi diri bagi kita semua,menjadi loncatan bagi kita untuk berjuang dijalan dakwah ini..Tidak ada kata Telat sebelum ajal menjemput kita.Perjuangan yang kuat berasal dari niat yang ikhlas..(Jenderal 05)